Daerah

Dusun di Kota Wisata Berastagi ini akan Disulap Jadi Kampung Warna Warni

Bupati Karo Terkelin Brahmana SH bersama Camat Berastagi Mirton Ketaren dan pihak PWBS saat meninjau pengecatan kampung warna warni Listrik Bawah. SUMBER/Ist

TANAH KARO – SUMBER

Listrik Bawah, merupakan sebuah dusun yang terletak di Kota Wisata Berastagi, Kabupaten Karo. Dusun yang berada di sebuah lembah di Kelurahan Tambak Lau Mulgap I Berastagi, dihuni sebanyak 125 Kepala Keluarga (KK)/ 500 jiwa. Ya, tak lama lagi, kawasan ini akan berubah menjadi kampung warna warni.

“Ide kampung warna warni sudah lama dicetuskan oleh Persatuan Warga Berastagi Sekitarnya (PWBS),” jelas Camat Berastagi Mirton Ketaren saat meninjau pengecatan rumah di Dusun Listrik Bawah bersama rombongan Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, Senin (26/11/2018).

Menurutnya, sosialisasi kepada warga sudah dilakukan oleh pihak PWBS sejak pertengahan tahun 2017 lalu. “Berbagai upaya dilakukan agar warga di kawasan ini bersedia kampung mereka dijadikan sebagai kampung warna warni seperti di Kota Malang,” ungkapnya.

Sementara, Bupati Karo Terkelin Brahmana SH mengaku sangat mengagumi dan mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh PWBS yang dimotori oleh Dalwan Ginting. Menurutnya, kampung warna warni ini nantinya akan mampu menarik minat wisatawan.

“Wisatawan lokal maupun luar negeri yang suka selfie (swafoto) diyakini akan berkunjung kemari. Tidak perlu lagi jauh-jauh pergi ke Kota Malang, sudah ada di Karo. Seluruh dinding-dinding rumah warga di cat berwarna-warni. Banyak juga gambar 3D yang menjadi spot foto-foto keren,” papar Terkelin.

Sementara, Kepala Lingkungan (Kepling) Dusun Listrik Bawah, Dapot Tigor Pandiangan menuturkan, masyarakat setempat sangat menerima kawasan tempat tinggal mereka dijadikan sebagai kampung warna warni. “Seluruh warga sudah siap rumahnya di cat dengan mode yang berbeda-beda,” jelas Dapot.

Ia menjelaskan, pengecatan rumah sudah berlangsung selama lima hari dan telah rampung sebanyak 30 unit rumah. Menurutnya, pengecatan seluruh rumah diperkirakan akan rampung selama 40 hari sesuai kesepakatan warga bersama PWBS yang sudah menyediakan cat gratis.

Lebih lanjut disampaikan, rencana kedepannya, gerbang pintu masuk ke kawasan ini akan dibentuk menjadi dua akses. “Jalur yang lain akan ditutup. Gapura juga akan dicat sedemikian rupa dan dibuat tulisan, Selamat Datang Kampung Warna Warni Listrik Bawah,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kesempatan ini diantaranya, anggota DPRD Karo Thomas Joverson Ginting, Kepala Bappeda Ir. Nasib Sianturi M.Si, Kepala Dinas Perhubungan Gelora Fajar Purba SH MH, Kasatpol PP Hendrik Philemon Tarigan dan Camat Kabanjahe Frans Leonardo Surbakti.

  • PARDI SIMALANGO
Ke Atas