Daerah

Mandiri di Usia Lanjut dengan Program Rujuk Balik BPJS Kesehatan

Esdita Siregar atau Nande Irma di depan Kantor BPJS Kesehatan Kabanjahe usai mengambil salinan resep. SUMBER/dok

TANAH KARO – SUMBER

Esdita Siregar atau yang kerap dipanggil Nande Irma merupakan seorang pensiunan di salah satu BUMN di Sidikalang, Kabupaten Dairi. Ia telah menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) lebih kurang selama 10 tahun ketika BPJS Kesehatan masih merupakan PT. Askes.

Sudah banyak manfaat yang dirasakan Esdita dalam menggunakan kartu JKN-KIS. Salah satu yang dirasakannya adalah Program Rujuk Balik (PRB) BPJS Kesehatan.

PRB merupakan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada penderita penyakit kronis dengan kondisi stabil dan masih memerlukan pengobatan atau asuhan keperawatan jangka panjang yang dilaksanakan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama atas rekomendasi/rujukan dari dokter spesialis/sub spesialis yang merawat.

Ada 9 jenis penyakit kronis yang masuk dalam diagnosa PRB, yaitu Diabetes Melitus, Hipertensi, Asma, Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), Epilepsy, Stroke, Sindroma Lupus Eritematosus, Skizofren, dan penyakit jantung.

Dengan sistem pengambilan obat untuk satu bulan, memberikan kemudahan kepada peserta PRB untuk tidak bolak balik ke fasilitas kesehatan sehingga dapat menghemat waktu dan biaya peserta. Hal inilah yang dirasakan Esdita, peserta PRB dengan diagnosa hipertensi atau tekanan darah tinggi ini.

“Sangat dimudahkan dengan adanya program ini. Yang tadinya saya harus kontrol tiap minggu ke klinik, kini cukup satu kali saja sebulan. Jadi tidak perlu mengantri lagi di rumah sakit,” ujarnya tatkala datang ke Kantor BPJS Kesehatan cabang Kabanjahe untuk mengambil salinan resep.

Sejak sang suami meninggal dunia akibat sakit komplikasi pada tahun 2016, Esdita kini lebih mandiri dalam menjalani hidup.

“Siapa yang tak ingin berkumpul bersama keluarga ketika usia sudah memasuki senja. Tapi kita haruslah siap jika sewaktu-waktu harus ditinggal orang tersayang. Dan PRB membantu saya siap karena saya tidak perlu merepotkan keluarga lain untuk mengantar saya ke faskes melakukan kontrol seminggu sekali seperti dulu. Jadi meski sudah tua tetap bisa mandiri,” tutup Esdita.

Untuk mendaftar menjadi peserta PRB cukup menunjukkan kartu JKN-KIS, Surat Rujuk Balik (SRB) dari BPJS Kesehatan, Surat Eliguibilitas Peserta (SEP) dari BPJS Kesehatan dan lembar resep obat. Peserta selanjutnya akan mengisi formulir pendaftaran peserta PRB dan menerima buku kontrol PRB.

  • REL/ RED
Ke Atas