Daerah

Rahasia di Balik Wushu Karo yang Fenomenal

Ketua Harian Pengcab WI Kabupaten Karo Aceh Silalahi bersama para atlet Wushu Karo di tempat pemusatan latihan di kediamannya di Kabanjahe, Sabtu (28/4/2018). SUMBER/harianto limbong

TANAH KARO – SUMBER

Nama Judoka Kungfu Indonesia (JKI) Wushu Karo dikancah Kejuaraan Daerah (Kejurda) Wushu Sanda, begitu fenomenal. Delapan gelar juara umum sejak tahun 2010-2018 di kejuaraan bergengsi ini merupakan bukti belum berakhirnya dominasi Wushu Karo di Sumatera Utara (Sumut).

Luar biasa, dari total raihan yang diperoleh dalam 13 kali keikutsertaannya di ajang tersebut, enam di antaranya mampu dipertahankan secara berturut-turut. Hal ini tentunya menjadi kebanggaan bagi Ketua Harian Pengurus Cabang (Pengcab) Wushu Indonesia (WI) Kabupaten Karo Aceh Silalahi.

Dari seluruh capaian tersebut hingga catatan rekor sebagai juara umum terbanyak di Kejurda Sumut, Wushu Karo diyakini memiliki kesempatan untuk mengulang sukses di Kejurda 2016 lalu. Namun, karena kekurangan dana, Wushu Karo tidak turut serta pada event ini.

Tim Wushu Karo berfoto bersama Bupati Karo Terkelin Brahmana SH dan Wakil Bupati Karo Cory Sriwati br Sebayang ketika meriah juara umum pada Kejurda Sumut 2017 lalu. SUMBER/harianto limbong

“Di tahun 2018 ini, Wushu Karo berhasil mempertahankan juara umum setelah terbanyak mendapatkan medali emas di kategori junior dan senior. Dua tahun lalu, kita harus merelakan status juara umum diambil daerah lain,” tutur mantan anggota DPRD Karo ini di kediamannya yang juga dijadikan tempat pemusatan latihan di Kabanjahe, Sabtu (28/4/2018).

Nah, dibalik pencapaian luar biasa JKI Wushu Karo, ternyata ada seseorang yang sangat berjasa dan terlibat dalam semua gelar yang didapatkan. Sosok itu adalah Salwi Parningotan Simbolon, pelatih yang dikenal sangat disiplin dan selalu menerapkan standar yang tinggi kepada atletnya.

Melalui cara dan pendekatan, ia mampu menumbuhkan kepercayaan diri atletnya untuk menjadi pesanda yang handal. Hal ini diakui oleh Pelatih Wushu Simalungun Rikardo Zendrato. Menurutnya, Wushu Karo merupakan tim terbaik di Sumut dan menjadi pesaing terberat bagi daerah lainnya.

“Mereka memiliki pelatih pekerja keras, yang sudah banyak menghasilkan atlet berprestasi di tingkat daerah, nasional dan internasional. Tanah Karo tidak pernah kehabisan atlet karena pembinaan mereka yang bagus,” jelas Rikardo ketika dihubungi via selular, Jumat (26/4/2018).

Sebagai Pelatih Kepala, Salwi selalu memberi kesempatan kepada pemain muda untuk tampil dalam setiap kejuaraan yang diikuti. Menurut pelatih kelahiran Desa Pangambatan 9 Juli 1977 itu, proses regenerasi yang terus berjalan adalah jawaban mengapa JKI Wushu Karo begitu kuat dan konsisten.

“Sejak beberapa tahun yang lalu, saya giat mencari bibit pemain muda ke berbagai desa bersama asisten pelatih, Moses Milala dan Dedi Sitanggang. Hal itu juga yang pertama sekali saya lakukan setelah saya memperkenalkan JKI di Karo. Keberadaan pemain muda di tim sangat penting untuk ke depannya,” tutur Salwi Simbolon kepada SUMUT BERITA, Kamis (3/5/2018).

Ia meyakini, jika tren positif ini terus berlanjut, bukan hal yang mustahil JKI Wushu Karo akan menambah koleksi gelar juara ke sembilan. Apalagi, kata dia, Ketua Umum Pengcab WI Karo Ferianta Purba SE yang juga anggota DPRD Karo, sangat mendukung setiap program kegiatan dalam persiapan kejurda Pra-PON Wushu Sanda Sumut tahun 2019 yang rencananya akan diselenggarakan di Karo.

  • HARIANTO LIMBONG
Ke Atas