Daerah

Jalur Evakuasi Pengungsi Sinabung ‘Makan’ Korban

TANAH KARO – SUMBER
Korban saat dibantu oleh warga di lokasi kejadian. SUMBER/moral sitepu

Korban saat dibantu oleh warga di lokasi kejadian. SUMBER/moral sitepu

Jalur evakuasi pengungsi gunung Sinabung di Dusun Sibintun, Desa Berastepu, Kecamatan Simpang Empat, tepatnya di kawasan perladangan Batu Kejan mengalami kerusakan parah.

Kondisi ini mengakibatkan Gajah Sitepu (18) seorang warga pengungsi asal Desa Guru Kinayan, Kecamatan Payung, terjerembab jatuh di jalan berlobang yang menganga itu, Sabtu (09/04/2016) sekira pukul 14.00 WIB kemarin.

Keterangan yang diperoleh SUMUTBERITA dari seorang saksi mata, Jenes Ketaren menyebutkan, peristiwa ini terjadi saat korban hendak pulang dari Kabanjahe menuju desanya dengan mengendarai sepeda motor jenis Honda Verza BK 3397 SAE.

“Korban terjatuh di jalan rusak itu. Padahal dia pelan-pelan bawa kereta. Dia jatuh karena menabrak lobang yang menganga di jalan itu. Kami kebetulan lewat dari lokasi itu, terus kami tolong. Kami bawa dia ke Puskesmas terdekat,” ujar Ketua FKPPI Rayon Kecamatan Payung ini diamini rekan-rekannya.

Ia mengaku kesal dengan kondisi badan jalan tersebut yang seharusnya menjadi perhatian. Karena, kata dia, jalan tersebut merupakan satu-satunya jalur evakuasi untuk warga di seputaran gunung Sinabung. “Kerusakan jalan ini akibat terlalu sering dilalui truk yang berlebihan tonase,” cetusnya.

Ia menyebut, kerusakan jalan ini disebabkan oleh truk-truk pengangkut batu dolomit berlebihan tonase yang kerap melintas di sekitar lokasi. “Truk dolomit itu setiap melintas disini. Ini sangat rawan. Lagian ini kan jalur evakuasi. Harusnya mereka menutup lobang-lobang itu,” kata dia.

Terkait hal itu, kata dia, dalam waktu dekat pihaknya akan segera menyurati Dinas Perhubungan Kabupaten Karo, DPRD Karo dan dinas-dinas terkait agar segera menanggapi masalah kerusakan jalan tersebut. “Ini krusial, terlebih sudah memakan korban,” pungkasnya.

  • MORAL SITEPU
Ke Atas